https://www.pustakagalerimandiri.co.id.103-247-8-47.cpanel.site/jurnalpgm/index.php/pustakamitra/issue/feedJurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)2026-04-07T16:07:04+07:00Raja Ayu Mahessya, S.Kom., M.Kom.ayumahessya@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong><span class="">Jurnal </span>Pustaka Mitra </strong>adalah sebuah jurnal <em>Double </em><em>blind peer-review</em> <span class="">yang didedikasikan</span> untuk publikasi hasil pengabdian masyarakat (PKM) yang berkualitas dalam segala bidang ilmu. Semua publikasi di <strong>Jurnal Pustaka Mitra</strong> bersifat akses terbuka yang memungkinkan <span class="">artikel </span>tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun.<br /><br /><strong><span class="">Jurnal </span>Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)</strong> menerima naskah artikel mulai tahun 2021 yang diterbitkan secara berkala empat kali setahun yaitu pada bulan Maret, Juni, September dan Desember. Namun di Tahun 2021, Hanya bisa publish 2 Nomor. Dan Full 4 Nomor Terbit di Tahun 2022.<br /><br />Tahun 2023, Jurnal Pustaka Mitra akan publish sebanyak 6 kali dalam setahun, yakni di bulan; <strong>Januari, Maret, Mei, Juli, September, </strong>dan<strong> November. </strong>Sesuai ACC permintaan dengan nomor surat : <strong>008/Jurnal/PGM/IX/2022.</strong></p> <p>Jurnal Pustaka Mitra <strong>Terakreditasi Sinta 5</strong> berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, <strong>Nomor 10/C/C3/DT.05.00/2025. </strong></p>https://www.pustakagalerimandiri.co.id.103-247-8-47.cpanel.site/jurnalpgm/index.php/pustakamitra/article/view/1655Pelatihan dan Implementasi Sistem Informasi Daycare Berbasis Web untuk Peningkatan Layanan2026-01-16T04:58:11+07:00I Gusti Agung Ayu Sekarinisekarini@stikom-bali.ac.idAnak Agung Sandatya Widhiyantiwidhiyanti@stikom-bali.ac.idNi Made Rai Masita Dewiraimasita@stikom-bali.ac.id<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan penyedia jasa daycare melalui pelatihan dan adopsi sistem informasi manajemen daycare berbasis web. Mitra kegiatan, Pioni Daycare, masih menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan data anak, pencatatan kesehatan, dokumentasi aktivitas harian, serta penyampaian informasi kepada orang tua yang sebelumnya dilakukan secara manual, sehingga berdampak pada efisiensi layanan dan akses informasi. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan diskusi kelompok terarah dan analisis kebutuhan mitra, implementasi sistem informasi daycare berbasis web, pelatihan dasar penggunaan sistem kepada admin, dokter, psikolog, dan orang tua, serta pendampingan pasca-pelatihan. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, wawancara, serta pengujian usability dengan metode System Usability Scale (SUS). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi yang didukung pelatihan dan pendampingan mampu mendorong adaptasi pengguna terhadap sistem dengan tingkat kemudahan penggunaan yang baik. Implementasi sistem ini berdampak pada peningkatan keteraturan pengelolaan data, kemudahan pemantauan aktivitas dan kesehatan anak, serta transparansi informasi bagi orang tua. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas layanan daycare melalui pemanfaatan teknologi informasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.</p>2026-03-20T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 I Gusti Agung Ayu Sekarini, Anak Agung Sandatya Widhiyanti, Ni Made Rai Masita Dewihttps://www.pustakagalerimandiri.co.id.103-247-8-47.cpanel.site/jurnalpgm/index.php/pustakamitra/article/view/1347Transfomasi Desa Digital Melalui Pelatihan dan Pendampingan Manajemen Desa Berbasis WEB 2025-10-18T05:44:13+07:00Salman Jufrisalman.jufri@unja.ac.idAnwar Sanusianwarsanusi@unja.ac.idNeldi Hariantoneldi.harianto@unja.ac.idAdy Muh. Zainul Mustofaady.zainul@unja.ac.idAgung Yusupagung.yusup@unja.ac.id<p style="text-align: justify; margin: 0cm 0cm 6.0pt 0cm;"><span style="font-size: 10.0pt; color: black;">Transformasi digital desa merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan efisien. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas aparatur Desa Ladang Peris melalui pelatihan dan pendampingan manajemen desa berbasis web. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan teknis dua hari dan pendampingan intensif selama satu bulan, mencakup pengelolaan konten website, integrasi layanan publik digital, serta manajemen data administrasi desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan<span class="apple-converted-space"> </span><em>participatory action training</em><span class="apple-converted-space"> </span>dengan tahapan analisis kebutuhan, pelatihan berbasis praktik (<em>hands-on learning</em>), dan evaluasi berbasis capaian kompetensi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap kemampuan teknis aparatur desa dalam mengelola website dan sistem informasi desa. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, terjadi peningkatan skor rata-rata kompetensi digital sebesar 42,8%. Selain itu, perangkat desa berhasil mengembangkan beberapa fitur inovatif, seperti formulir digital layanan publik, sistem pelaporan masyarakat, serta menu informasi kegiatan desa. Dampak jangka pendek dari kegiatan ini adalah meningkatnya efisiensi pelayanan publik dan transparansi informasi desa. Program ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam memperkuat ekosistem digital di wilayah pedesaan. Pendekatan yang menekankan pelatihan berbasis praktik dan pendampingan berkelanjutan terbukti efektif dalam membangun budaya kerja digital di tingkat desa. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi model replikasi bagi desa lain dalam mewujudkan tata kelola berbasis web menuju desa digital yang berdaya saing dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.</span></p>2026-03-20T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Salman Jufri, Anwar Sanusi, Neldi Harianto, Ady Muh. Zainul Mustofa, Agung Yusuphttps://www.pustakagalerimandiri.co.id.103-247-8-47.cpanel.site/jurnalpgm/index.php/pustakamitra/article/view/1665Pemberdayaan UMKM Kue Rumahan melalui Sistem Informasi Berbasis Web2026-02-21T07:11:00+07:00Anak Agung Sandatya Widhiyantisandatyawidhiyanti@gmail.comI Gusti Agung Ayu Sekarinisekarini@stikom-bali.ac.idI Made Dwi Darma Artanayadarmaartanaya@stikom-bali.ac.id<p>Prami’s Kitchen merupakan UMKM kue rumahan yang berlokasi di Kota Denpasar dan berfokus pada produksi pastry dan bakery. Sebelum kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan, pengelolaan usaha mitra masih dilakukan secara konvensional, khususnya pada pencatatan penjualan, pengelolaan data produk, dan penyampaian informasi kepada konsumen. Kondisi tersebut menyebabkan keterbatasan dalam pemantauan kinerja penjualan, potensi kesalahan pencatatan, serta belum optimalnya pemanfaatan pemasaran digital. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM kue rumahan melalui penerapan sistem informasi berbasis web sebagai upaya digitalisasi manajemen penjualan dan pengelolaan produk. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi analisis kebutuhan mitra, penerapan sistem informasi berbasis web, pelatihan penggunaan sistem, serta pendampingan intensif kepada mitra. Seluruh tahapan kegiatan telah dilaksanakan hingga sistem dapat digunakan secara langsung dalam aktivitas operasional harian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem informasi berbasis web berhasil diterapkan dan dimanfaatkan oleh mitra dalam pencatatan transaksi penjualan dan pengelolaan katalog produk secara terstruktur. Evaluasi pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra terhadap penggunaan sistem, yang tercermin dari peningkatan skor pre-test ke post-test. Selain itu, mitra mulai menyesuaikan alur kerja usaha dari sistem manual menuju sistem digital secara lebih konsisten. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini memberikan dampak positif terhadap efisiensi pengelolaan usaha dan kesiapan mitra dalam mengadopsi teknologi digital. Penerapan sistem informasi berbasis web yang kontekstual dan mudah digunakan diharapkan dapat mendukung keberlanjutan usaha serta menjadi model pemberdayaan UMKM kue rumahan yang adaptif terhadap transformasi digital.</p>2026-03-20T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Anak Agung Sandatya Widhiyanti, I Gusti Agung Ayu Sekarini, I Made Dwi Darma Artanayahttps://www.pustakagalerimandiri.co.id.103-247-8-47.cpanel.site/jurnalpgm/index.php/pustakamitra/article/view/1737Implementasi Pemberdayaan Digital Berbasis Aset untuk Meningkatkan Visibilitas Pasar UMKM Pertambangan di Desa Campurdarat2026-02-22T10:16:19+07:00M Ainul Yaqinyaqinov@ti.uin-malang.ac.idDicky Aditya230605110046@student.uin-malang.ac.idChatrine Eka Pratiwichatherineekapratiwi@gmail.comUmdatul Mufida Agustinafidaagustina100@gmail.comIzzi Angelina Tirtaizziybasic@gmail.comNadia Din Salima Al-Kamilamilanadin3@gmail.comAlycia Wilmaghfiroh Sa’dyahalyciawilma@gmail.com<p style="text-align: justify;">UMKM pertambangan marmer di Desa Campurdarat memiliki aset alam dan produksi yang kuat, namun menghadapi kendala besar dalam promosi digital. Rendahnya literasi digital dan ketergantungan pada pasar lokal membatasi perkembangan usaha. Pendampingan ini mengevaluasi program pemberdayaan digital yang melibatkan 3 peserta pelaku UMKM selama 20 hari. Dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), intervensi dilakukan melalui tahap identifikasi aset, workshop strategi digital, pembuatan konten partisipatif, serta pendampingan manajemen media sosial. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner persepsi yang dianalisis secara deskriptif dengan triangulasi. Hasil menunjukkan dampak nyata: 40,63% peserta setuju bahwa visibilitas pasar mereka meningkat, dan 45,63% menyepakati urgensi kegiatan ini. Program ini berhasil membentuk identitas daring melalui konten Instagram Reels serta meningkatkan keterampilan digital praktis peserta. Temuan ini menegaskan bahwa pemberdayaan berbasis aset mampu memperkuat kapasitas promosi dan mendukung transformasi digital pedesaan yang berkelanjutan.</p>2026-03-20T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 M Ainul Yaqin, Dicky Aditya, Chatrine Eka Pratiwi, Umdatul Mufida Agustina, Izzi Angelina Tirta, Nadia Din Salima Al-Kamila, Alycia Wilmaghfiroh Sa’dyahhttps://www.pustakagalerimandiri.co.id.103-247-8-47.cpanel.site/jurnalpgm/index.php/pustakamitra/article/view/1738Edukasi Gizi Seimbang Berbasis Booklet untuk Menurunkan Resiko KEK pada Remaja Putri di SMA Nurul Amal Palembang2026-03-01T10:59:23+07:00Sriwiyanti Sriwiyantisriwiyanti@poltekkespalembang.ac.idYunita Nazarenasriwiyanti@poltekkespalembang.ac.idEliza Elizasriwiyanti@poltekkespalembang.ac.idManuntun Rotuasriwiyanti@poltekkespalembang.ac.idAfryana Siregarsriwiyanti@poltekkespalembang.ac.id<p>Kekurangan Energi Kronis adalah suatu keadaan yang disebabkan ketidakseimbangan asupan energi dan protein, hal ini menyebabkan zat-zat gizi yang diperlukan oleh tubuh tidak terpenuhi . Wanita dan Anak-anak sangat beresiko untuk mengalami KEK. Proporsi wanita pada usia muda (15 – 19 tahun) dengan risiko tinggi KEK. Bahaya KEK pada remaja berupa perkembangan organ dan fisik yang kurang maksimal serta anemia dapat mempengaruhi produktivitas remaja putri. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan prevalensi Kurang Energi Kronis (KEK) pada remaja 15-19 tahun di Indonesia cukup tinggi, mencapai 41,9%. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi gizi seimbang dengan media booklet dengan tujuan memperbaiki pola makan remaja putri SMA Nurul Amal Palembang dengan jumlah responden 30 orang. Metode Intervensi dilakukan tiga kali Pertemuan berupa edukasi dan demonstrasi dengan menggunakan booklet tentang Pedoman Gizi Seimbang dan Angka Kecukupan Gizi remaja putri selama tiga bulan. Indikator yang digunakan adalah IMT/U untuk Status Gizi dan ukuran LILA < 23,5 cm untuk status KEK, Hasil Intervensi menunjukan perubahan status gizi, Underweight turun dari 33,3% menjadi 20%, Normal meningkat 56,7% ke 70%. Status KEK turun dari 50% menjadi 40%, status tidak KEK : naik dari 50% ke 60%.</p>2026-03-20T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Sriwiyanti, Yunita Nazarena, Eliza, Manuntun Rotua, Afryana Siregarhttps://www.pustakagalerimandiri.co.id.103-247-8-47.cpanel.site/jurnalpgm/index.php/pustakamitra/article/view/1774Edukasi dan Pelatihan Teknik Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Remaja Putri di SMAN 4 Kota Metro2026-03-15T06:58:22+07:00M. Ridwanridwan@poltekkes-tjk.ac.idFirda Fibrilafirdafibrila@poltekkes-tjk.ac.idHerlina Herlinalinzainul@yahoo.comSepti Widiyantiseptiwidiyanti@poltekkes-tjk.ac.id<p>Kanker payudara merupakan penyakit dimana sel-sel abnormal pada payudara tumbuh di luar kendali dan membentuk tumor dimulai di dalam lobulus penghasil susu di payudara. Berdasarkan data Kemenkes 2024, kasus baru kanker payudara di Indonesia mencapai 20 juta kasus dengan angka kematian 9,7 juta kasus. Penyebabnya karena rendahnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini. Salah satu upaya deteksi dini untuk menurunkan kejadian kanker payudara yang paling murah dan praktis terutama bagi remaja putri dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Sasaran kegiatan adalah remaja putri di SMAN 4 Kota Metro berjumlah 97 otang. Edukasi diberikan dalam bentuk ceramah, diskusi dan tanya jawab, serta dilakukan pelatihan teknik pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan mendemonstrasikan menggunakan panthom. Selanjutnya dilakukan pendampingan dimana peserta dibagi 7 kelompok sehingga tiap kelompok terdiri dari 13-14 orang. Setiap kelompok peserta memperagakan teknik SADARI yang didampinggi oleh 7 orang fasilitator tim pengabmas yaitu dosen dan mahasiswa Diploma III Kebidanan Metro. Fasilitator menggunakan daftar tilik dalam melakukan pendampingan pada peserta sehingga diperoleh gambaran nyata pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan tiknik SADARI. Hasil edukasi dan pelatihan teknik SADARI diperoleh nilai rata–rata <em>pretest </em>sebesar 5,88 dan nilai rata-rata <em>posttest </em>sebesar 8,19. Hasil ini diperoleh adanya perbedaan nilai rata-rata antara sebelum dan sesudah diberikan edukasi dan pelatihan SADARI sebesar 2,31. Dapat disimpulkan bahwa edukasi dan pelatihan teknik SADARI dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja putri dalam deteksi dini untuk mencegah kanker payudara secara mandiri.</p>2026-03-20T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 M. Ridwan, Firda Fibrila, Herlina, Septi Widiyantihttps://www.pustakagalerimandiri.co.id.103-247-8-47.cpanel.site/jurnalpgm/index.php/pustakamitra/article/view/1775Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Pengolahan Sampah Plastik Berbasis Diversifikasi Produk Kerajinan Tangan2026-03-14T08:17:47+07:00Asrifia Ridwanasrifiaridwan@unmer-madiun.ac.idFifin Saputrififinsahputri@gmail.comWisnu Adinugrohowisnuut2024.1@gmail.comAgus Santososusianaagus74@gmail.comArum Ratnasariarumratna088@gmail.comSumantomanto.bodag@gmail.comSuwandisuwandi920811@gmail.com<p>Pengelolaan sampah plastik di tingkat rumah tangga merupakan tantangan besar dalam menjaga kelestarian lingkungan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat di Desa Dagangan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun dalam pengelolaan sampah plastik melalui diversifikasi produk kerajinan tangan. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kesadaran lingkungan dan keterampilan masyarakat dalam mendaur ulang sampah plastik. Metode yang digunakan adalah pendekatan holistik yang melibatkan berbagai metode untuk memastikan keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik. Keberhasilan program ini diukur melalui Indikator Capaian Keterampilan (ICK). Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan penguatan kapasitas di Desa Dagangan telah berhasil mencapai target yang ditetapkan. Hasil evaluasi terhadap 13 peserta dan 7 tutor menunjukkan pencapaian kategori "Baik" pada seluruh aspek penilaian (teknik pemotongan, kerapian rakitan, dan kemandirian) pada pembuatan sapu berbahan dasar botol plastik, pot bunga berbahan dasar botol plastik, dan bunga hias berbahan dasar <em>foam net</em>. Hampir seluruh peserta mampu menghasilkan produk kerajinan yang presisi dan estetis sesuai standar. Keberhasilan ini membuktikan bahwa pendampingan intensif dengan rasio tutor yang memadai mampu mempercepat penguasaan keterampilan teknis masyarakat dalam mendaur ulang sampah.</p>2026-03-20T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Asrifia Ridwan, Fifin Saputri, Wisnu Adinugroho, Agus Santoso, Arum Ratnasari, Sumanto, Suwandihttps://www.pustakagalerimandiri.co.id.103-247-8-47.cpanel.site/jurnalpgm/index.php/pustakamitra/article/view/1753Keberlanjutan Program Penanganan Stunting Berbasis Kolaborasi Lintas Sektor di Kalurahan Selopamioro2026-03-15T00:14:19+07:00Suswanta Suswantasuswanta@umy.ac.idTunjung Sulaksonotunjungsulaksono@umy.ac.idRiski Riskiriski.psc24@mail.umy.ac.idSupardal Supardalgusdal66@gmail.com<p>Stunting adalah masalah gizi kronis yang memiliki dampak luas terhadap kualitas sumber daya manusia dan keberlanjutan pembangunan desa. Untuk mengatasi masalah stunting, diperlukan implementasi intervensi kesehatan yang dipadukan dengan pendekatan kolaboratif lintas sektor yang berfokus pada penguatan institusi dan pemberdayaan komunitas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis model keberlanjutan Program Inovasi Pengelolaan Stunting Berbasis Kolaborasi Antar Sektor di Desa Selopamioro, Imogiri, Bantul. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada periode bulan Desember 2025 sampai dengan Februari 2026 dengan menggunakan metode pengabdian masyarakat melalui empat tahapan yang berurutan, dengan dimulai dari tahapan persiapan, pelaksanaan, tahapan evaluasi melalui diskusi dengan mitra program, penyebaran kuesioner serta melihat indikator ketercapaian program pengabdian. Hasil kegiatan pengabdian dengan melibatkan 45 masyarakat yang hadir, menunjukkan adanya peningkatan kapasitas kader dalam pengetahuan dan keterampilan pemantauan pertumbuhan balita, penguatan pola koordinasi lintas sektor, serta meningkatnya komitmen kelembagaan dalam penanganan stunting di tingkat desa. Evaluasi terhadap 45 peserta menunjukkan bahwa mayoritas peserta menilai kegiatan sangat baik (53,3%) dan baik (26,7%). Selain itu, hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, di mana kategori pemahaman tinggi meningkat dari 22,2% menjadi 66,7%, sedangkan kategori pemahaman rendah menurun dari 44,5% menjadi 6,6%. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif berbasis desa mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, memperkuat kapasitas kelembagaan lokal, serta mendorong integrasi program stunting dalam perencanaan desa. Dengan demikian, model yang dihasilkan menunjukkan transformasi dari pendekatan berbasis proyek menuju sistem yang lebih terinstitusionalisasi dan berkelanjutan berbasis pemberdayaan masyarakat.</p>2026-03-25T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Suswanta, Tunjung Sulaksono, Riski, Supardalhttps://www.pustakagalerimandiri.co.id.103-247-8-47.cpanel.site/jurnalpgm/index.php/pustakamitra/article/view/1776Edukasi Mitigasi dan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran pada Sektor Rumah Tangga2026-03-14T09:33:21+07:00Harianto Hariantoharianto@unmer-madiun.ac.idDanang Kurniawankurniawand949@gmail.comSiska Putri Wulandarisiskaputriwulandari61@gmail.comSugeng Widodoeswidodo78@gmail.comSugiono Sugionosugiono.pmkngawi@gmail.comErnik Susilowatinurnik83@gmail.comCelvin Putra Aliskakelvinae10.ka@gmail.comRio Wijaya Azharriobrillian64@gmail.com<p>Kebakaran pada sektor rumah tangga merupakan salah satu ancaman domestik yang sering terjadi dan berpotensi menimbulkan kerugian material maupun korban jiwa, terutama apabila masyarakat belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam pencegahan serta penanganan awal kebakaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mitigasi serta kesiapsiagaan penanggulangan bencana kebakaran pada skala rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Desa Dagangan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, pada hari Sabtu, 15 November 2025, pukul 07.00–09.00 WIB, dengan melibatkan 20 orang ibu-ibu PKK Desa Dagangan. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, sesi tanya jawab, demonstrasi, dan praktik langsung pemadaman api sederhana menggunakan kompor gas dan kain basah. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi terhadap partisipasi peserta, keaktifan dalam diskusi, serta kemampuan peserta dalam mempraktikkan teknik pemadaman api sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusiasme, terlibat aktif dalam sesi diskusi, dan mampu mempraktikkan langkah penanganan awal kebakaran secara langsung. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi mitigasi kebakaran berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar masyarakat terkait kesiapsiagaan menghadapi kebakaran rumah tangga. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi salah satu upaya preventif untuk mendukung terciptanya lingkungan rumah tangga yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi situasi darurat.</p>2026-03-25T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Harianto, Danang Kurniawan, Siska Putri Wulandari, Sugeng Widodo, Sugiono, Ernik Susilowati, Celvin Putra Aliska, Rio Wijaya Azharhttps://www.pustakagalerimandiri.co.id.103-247-8-47.cpanel.site/jurnalpgm/index.php/pustakamitra/article/view/1778Pelatihan Pendampingan Psikososial bagi Kader dan Karang Taruna dalam Pemulihan Pasca Bencana di Nagari Pasie Laweh2026-03-16T23:22:51+07:00Febria Syafyusarifebrina914@gmail.comLinda Andrianifebrina914@gmail.comPrasetyaningsih Prasetyaningsihfebrina914@gmail.com<p>Nagari Pasie Laweh yang terletak di Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, terutama banjir dan tanah longsor. Pada tanggal 22 November 2025, wilayah ini terdampak bencana banjir yang menyebabkan gangguan terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat. Bencana tersebut menimbulkan dampak tidak hanya berupa kerusakan fisik dan material, tetapi juga mempengaruhi kondisi psikososial masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil atau menyusui, anak-anak, serta masyarakat dengan penyakit kronis. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan ketahanan psikologis masyarakat melalui program pendampingan psikososial berbasis komunitas. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan jiwa, pelatihan teknik koping adaptif, serta pemberdayaan kader posyandu dan karang taruna sebagai fasilitator. Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang. Hasil pre-test menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan peserta adalah 64,4, yang kemudian meningkat pada hasil post-test menjadi 96,7, sehingga terdapat peningkatan sebesar 32,3 poin. Selain itu, hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat terkait kesehatan mental serta meningkatnya kapasitas kader dan karang taruna dalam melakukan deteksi dini stres dan kecemasan. Program ini juga menghasilkan model pendampingan psikososial yang berpotensi untuk direplikasi di wilayah rawan bencana lainnya.Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan ke-3 yaitu kehidupan sehat dan sejahtera.</p>2026-03-27T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Febria Syafyusari, Linda Andriani, Prasetyaningsihhttps://www.pustakagalerimandiri.co.id.103-247-8-47.cpanel.site/jurnalpgm/index.php/pustakamitra/article/view/1787Edukasi Keamanan Pangan Berbasis Penyuluhan untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat tentang Salmonella sp.2026-03-27T10:35:54+07:00Ning Ayu Dwi Tiyaningayu060794@gmail.co.idMuh. Akramullahmuhakramullah44@gmail.comImam Munandarimam.munandar@uts.ac.id<p><em>Salmonella sp.</em> merupakan bakteri patogen yang menjadi salah satu penyebab utama penyakit bawaan pangan yang berisiko bagi kesehatan masyarakat. Rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai bahaya dan pencegahan kontaminasi <em>Salmonella</em> pada produk pangan dapat meningkatkan potensi terjadinya infeksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui penyuluhan tentang bahaya <em>Salmonella sp.</em> pada produk pangan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif dengan pendekatan partisipatif yang dilengkapi dengan pre-test dan post-test menggunakan kuisioner. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan pada seluruh parameter, yaitu pengertian (46.67% menjadi 80.00%), gejala (40.00% menjadi 86.67%), penyebab (46.67% menjadi 86.67%), penularan (33.33% menjadi 93.33%), dan pencegahan (53.33% menjadi 86.67%). Disimpulkan bahwa penyuluhan yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya <em>Salmonella sp.</em> pada produk pangan. Edukasi yang berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan pangan.</p>2026-03-29T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Ning Ayu Dwi Tiya, Muh. Akramullah, Imam Munandarhttps://www.pustakagalerimandiri.co.id.103-247-8-47.cpanel.site/jurnalpgm/index.php/pustakamitra/article/view/1788Pendampingan Partisipatif Pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) Berbasis OSS pada UMKM di Wilayah Pesisir Selatan2026-03-30T17:19:48+07:00Yurniwati Yurniwatiyurniwati@eb.unand.ac.idLuciana Luthanluciluthan@gmail.comVima Tistavimaputriana@eb.unand.ac.idLisa Rahayulisarahayu@ae.unand.ac.id<p>Meskipun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memberikan kontribusi besar dalam mendorong perekonomian masyarakat lokal, banyak di antaranya, termasuk UMKM yang beroperasi di wilayah pedesaan, masih menjalankan usahanya di luar sistem hukum bisnis. Akses terhadap layanan administratif, rendahnya literasi digital, serta keterbatasan pendampingan teknis menjadi hambatan utama yang dihadapi UMKM dalam memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memfasilitasi penerbitan NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS) bagi salah satu UMKM di Kabupaten Pesisir Selatan yang berada di wilayah pedesaan. Pendekatan yang digunakan adalah pendampingan partisipatif, di mana tim pengabdian terlebih dahulu mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi serta memberikan sosialisasi kepada mitra mengenai legalitas proses usaha. Selanjutnya dilakukan pendampingan secara langsung dalam proses pendaftaran OSS pada salah satu UMKM setempat, kemudian diakhiri dengan evaluasi terhadap pelaksanaan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah proses pendaftaran OSS selesai dilakukan, mitra UMKM berhasil memperoleh NIB sebagai bentuk legalitas usaha. Kegiatan pendampingan ini juga meningkatkan pemahaman mitra mengenai proses perizinan berbasis digital dan kesadaran akan pentingnya formalitas usaha. Intervensi berbasis pendampingan ini menjembatani kesenjangan antara layanan pemerintah berbasis digital dan kesiapan UMKM, khususnya di wilayah pedesaan.</p>2026-03-31T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Yurniwati, Luciana Luthan, Vima Tista, Lisa Rahayuhttps://www.pustakagalerimandiri.co.id.103-247-8-47.cpanel.site/jurnalpgm/index.php/pustakamitra/article/view/1692Model Edukasi Keselamatan Air dan Teknik Renang Dasar bagi Anggota Baru Dolphins Swimming Academy2026-02-21T15:55:35+07:00Wendri Maryadidosen03055@unpam.ac.idAcep Rohmat Nurhidayatdosen02924@unpam.ac.idAhmad Rizaldosen03326@unpam.ac.id<p>Keselamatan air dan penguasaan teknik renang dasar merupakan aspek penting dalam pembelajaran renang, khususnya bagi anggota baru yang berada pada tahap awal adaptasi lingkungan akuatik. Kurangnya pemahaman keselamatan air dan keterampilan dasar renang dapat meningkatkan risiko kecelakaan serta menghambat proses pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keselamatan air, keterampilan teknik renang dasar, dan kepercayaan diri anggota baru Dolphins Swimming Academy Tangerang Selatan. Program dilaksanakan selama empat minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu dan melibatkan 15 peserta berusia 15–20 tahun kategori pemula. Metode pelaksanaan meliputi edukasi teori keselamatan air, demonstrasi teknik, praktik langsung di kolam renang, serta evaluasi kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada seluruh indikator. Pemahaman keselamatan air meningkat dari 40% menjadi 85%, kemampuan mengapung dari 33% menjadi 87%, kualitas gerak dasar renang dari skor 2,8 menjadi 4,2, serta kepercayaan diri peserta di air dari 46% menjadi 88%. Evaluasi skala Likert menunjukkan skor rata-rata 4,4 dengan kategori sangat baik. Program ini terbukti efektif dan berpotensi direplikasi sebagai model pembelajaran renang pemula yang aman dan berkelanjutan.</p>2026-03-31T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Wendri Maryadi, Acep Rohmat Nurhidayat, Ahmad Rizalhttps://www.pustakagalerimandiri.co.id.103-247-8-47.cpanel.site/jurnalpgm/index.php/pustakamitra/article/view/1418Pemberdayaan dan Pendampingan Kader Kesehatan untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Lansia dengan Modifikasi Cognitive Stimulation Therapy 2025-11-26T07:57:22+07:00Rizka Ausriantirizka.ausrianti@gmail.comRifka Putri Andayanirifkaputriandayani@gmail.comMeria Kontesameriakontesa@gmail.comPutri Sri Wandayaniputrisriwandayani@gmail.com<p>Pemberdayaan dan pendampingan kader kesehatan dalam penerapan <em>modifikasi Cognitif Stimulation Therapy (CST)</em> terbukti menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kemampuan kognitif lansia dengan masalah demensia. Melalui proses pelatihan dan pendampingan, kader mampu memahami konsep dasar stimulasi kognitif, melaksanakan kegiatan secara sederhana dan kontekstual sesuai budaya lokal, serta memberikan dukungan sosial dan emosional kepada lansia dan keluarganya. Fokus kegiatan pengabdian yang akan dilakukan yaitu melakukan therapi kognitif stimulasi yang terdiri dari 4 sesi kegiatan yaitu menonton film dan storytelling, mengenal alat musik dan bermain musik, aktivitas menggambar serta berhitung. Memberikan pelatihan terhadap kader, lansia serta yang merawat lansia. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan kognitif lansia terutama lansia yang mengalami demensia dengan memberdayakan kader kesehatan. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini menggunakan tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta pengabdian masyarakat ini adalah 5 orang kader kesehatan. Ketercapaian dalam pengabdian ini yaitu 100% peserta hadir dan mengikuti kegiatan, kader mampu melakukan praktik lebih 80% kader mampu mempraktikan dengan benar.</p>2026-03-31T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Rizka Ausrianti, Rifka Putri Andayani, Meria Kontesa, Putri Sri Wandayanihttps://www.pustakagalerimandiri.co.id.103-247-8-47.cpanel.site/jurnalpgm/index.php/pustakamitra/article/view/1750Pemberdayaan Library Corner Berbasis Partisipatif untuk Meningkatkan Literasi Siswa Sekolah Dasar di SDK Kateri Kabupaten Malaka2026-04-07T16:07:04+07:00Markus Miten Kledenmarkuskleden@staf.undana.ac.idJudi K. Nasjonojudi.nasjono@staf.undana.ac.idLuh Sri Enawatiluhenawati@staf.undana.ac.idBetsheba E. Billikbetsheba.billik@staf.undana.ac.idPaulus Romario Kadjupaulus.kadju@staf.undana.ac.idChrystin Nelian Ahachristyn.aha@staf.undana.ac.idNemendryo B. Serannemendryo.seran@staf.undana.ac.idKrisostomus Segakrisostomus.sega@staf.undana.ac.idPetrus Bei Nedabangpetrus.nedabang@staf.undana.ac.id<p>Minat baca merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan dalam studi dan dalam jangka panjang, minat baca akan mempengaruhi penguasaan ilmu dan teknologi yang pada gilirannya menentukan kualitas bangsa. Upaya peningkatan minat baca dapat dilakukan melalui beragam cara dan salah satu diantaranya adalah penerapan pojok baca (library corner). Pojok baca akan memberikan manfaat bagi pada siswa dan terutama dapat mempengaruhi perubahan perilaku dengan memanfaatkan sumber bacaan yang ada. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan cinta buku bagai para siswa dan penyerahan paket bantuan berupa buku bacaan, buku ilmu pengetahuan serta komik. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan dan diikuti dengan penataan pojok baca sekolah. Informasi yang ditransfer secara langsung kepada para peserta. Peserta terdiri atas perwakilan siswa dari kelas 3, 4 dan 5 SDK Kateri masing-masing 10 orang beserta para guru. Sebelum informasi diberikan kepada para peserta, dilakukan pre test menyangkut pengertian perpustakaan, fungsi perpustakaan, isi ruang perpustakaan dan pernah tidak mengunjungi perpustakaan. Hasil pretest memperlihatkan bahwa pemahaman siswa akan fingsi perpustakaan hanya sebesar 16% sedangkan post test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa akan fungsi perpustakaan yaitu sebesar 85%. Dapat disimpulkan bahwa kehadiran pojok baca/library corner berbassis partisipatif di sekolah daerah terpencil memainkan peran penting dalam peningkatan literasi bagi para siswa.</p>2026-03-31T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Markus Miten Kleden, Judi K. Nasjono, Luh Sri Enawati, Betsheba E. Billik, Paulus Romario Kadju, Chrystin Nelian Aha, Nemendryo B. Seran, Krisostomus Sega, Petrus Bei Nedabang